Banyak anak usia taman kanak-kanak di Situraja sudah bisa baca koran. Hal ini tidaklah terlalu mengherankan karena sudah sejak beberapa tahun yang lalu Raudhatul Athfal/TKA Plus At Taqwa Situraja membuktikanya.Dengan metode, kurikulum dan rasio guru/murid yang tepat RA/TKA Plus At Taqwa telah menghasilkan anak didik yang membanggakan para orang tuanya.Pintar membaca latin tingkat lanjut,menulis,berhitung,membaca Al Qur’an,menghapal doa-doa harian dan bacaan shalat,mengenal bahasa arab dan inggris,penuh kreatifitas,percaya diri,mandiri,dan sarat nilai moral islami,itulah profil lulusan RA/TKA Plus At Taqwa Situraja.
RA/TKA Plus At Taqwa merupakan salah satu garapan unggulan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) At Taqwa pimpinan Bapak Amal Jamaludin S.Ag. Selain RA/TKA Plus, YPI At Taqwa juga menyelenggarakan:TKA/TPA/TQA, Remaja Masjid, Majelis Ta’lim, Koperasi Pesantren (Kopontren), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) berupa Paket B (setara SMP), Paket C (setara SMA), Kursus, dan Keaksaraan Fungsional (KF).
Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang tumbuh dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat, YPI At Taqwa
merupakan salah satu aset dan kebanggaan masyarakat Situraja dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas yang siap menghadapi tantangan masa depan global yang kompleks.
Kalau Anda menginginkan anak yang cerdas,pintar,unggul,sholeh dan berakhlak islami,maka sudah saatnya menyekolahkan anak di lembaga pendidikan islam terintegrasi seperti RA/TKA Plus At Taqwa.

Posted by situraja, filed under Pendidikan. Date: November 10, 2008, 3:18 am | No Comments »

Sisihkan Doktor Peneliti, Juarai Lomba Komite Sekolah Tingkat Jabar

Kamis, 24 Juli 08 - by : Iko
SUMEDANG, PriOl- Ketua Komite SMAN Situraja, Kab. Sumedang, Rahmat Surahmat menjuarai lomba kinerja komite sekolah tingkat Jawa Barat sehingga ia berhak atas hadiah umroh Gubernur Jawa Barat yang rencananya diberikan pada 5Agustus 2008 mendatang.
Rahmat yang hanya berpendidikan SMA, berhasil menyisihkan Ketua Komite SMAN Satu Bogor yang merupakan doktor peneliti di IPB dan Ketua Komite MAN Cirebon serta ketua komite salah satu SMAN di Karawang yang bergelar S2 pada lomba komite sekolah tingkat Jabar tersebut.
Menurut Rahmat yang menjadi penilaian lomba adalah kinerja komite dalam membantu pengadaan keuangan untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Di tingkat SMA peran serta orang tua dan komite sangat besar dalam membantu biaya operasional sekolah sebab bantuan pemkab sangat minim.
“Kami harus mencari dana operasional pendidikan yang besarnya untuk tahun ini saja (2008/2009-Red) Rp 1 M. Berarti kami harus memberikan sosialisasi yang hebat kepada orang tua siswa agar mereka mengerti akan kebutuhan operasional sekolah,” jelas Rahmat yang sudah 15 tahun berkecimpung di Komite SMAN Situraja.
Dikatakannya, ia berkecimpung di dunia pendidikan tanpa honor dan tanpa imbalan. Rahmat mengaku melakukan hal itu karena merasa dendam. “Saya dendam pada keadaam karena tidak bisa sekolah ke perguruan tinggi dengan alasan ekonomi orang tua yang tidak memungkinkan saat itu,” jelasnya serayab menambahkan dengan dendam itulah Rahmat bercita-cita menyekolahkan anaknya agar menjadi sarjana.
Ketika anaknya bersekolah di SMAN Situraja, Rahmat terpilih menjadi anggota BP3 dan selang satu periode terpilih menjadi ketua. sampai BP3 berubah menjadi komite sekolah.
Ditambahkan Rahmat, beberapa waktu lalu ia sempat akan mengundurkan diri sebab sudah tidak memiliki anak yang bersekolah di SMAN Situraja, namun pihak sekolah keberatan.
“Tapi lamun Akang diijinan mundur ti komite, atuh ayeuna meureun moal bisa umroh,” jelasnya sambil tersenyum.
Rahmat mengaku ia pun sangat kritis kalau ada permintaan biaya dari pihak sekolah. Menurutnya setiap anggaran dalam RAPBS harus jelas penggunaannya, jangan sampai uang yang ditarik dari orang tua siswa hanya menjadi beban tanpa jelas penggunaannya.
Hingga sekarang, komite yang dipimpin Rahmat sudah berhasil membangun 11 ruang kelas berikut mebelernya. Jika dinilai dengan uang, 11 kelas dan mebelernya itu lebih dari Rp 1 miliar.

Priangan tanpa Batas, Fakta tanpa Batas, Priangan Maya Priangan Nyata
Rubrik : Lingkar Sumedang
http://berita.prianganonline.com
Versi Online : http://berita.prianganonline.com/?act=berita&aksi=lihat&id=1051

Posted by situraja, filed under Pendidikan. Date: July 25, 2008, 1:25 pm | No Comments »